WHO Anjurkan Pasien COVID-19 di Rumah Gunakan Oximeter, Apa Itu Oximeter?

By Avisena Ashari, Rabu, 3 Februari 2021 | 13:00 WIB
Ilustrasi pulse oximeter (Photo by Stanley Ng from Pexels)

Ilustrasi penggunaan pulse oximeter (FaustFoto/People photo created by prostooleh/Freepik)

Baca Juga: Asupan Makan Perlu Diperhatikan Selama Pandemi, 5 Makanan Ini Bisa Bantu Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Bagaimana Cara Kerja Pulse Oximeter?

Saat pulse oximeter dijepitkan ke jari tangan, jari kaki, atau daun telinga, akan muncul cahaya yang melewati darah.

Pulse oximeter akan mengukur perubahan penyerapan cahaya pada darah yang mengandung oksigen dan tidak mengandung oksigen.

Kemudian, pulse oximeter akan menunjukkan tingkat tinggi rendahnya oksigen dalam darah serta detak jantung.

Jika pulse oximeter menunjukkan angka 95 ke atas, maka artinya orang yang diukur tidak mengalami kekurangan kadar oksigen.

Sementara jika angka yang tertera kurang dari 94, maka artinya kadar oksigen dalam darah kurang dari normal.

Baca Juga: Bukan PSBB, Pembatasan Kegiatan Kali Ini Disebut PPKM, Apa Bedanya dengan PSBB? Yuk, Kita Cari Tahu

----- 

Teman-teman, kalau ingin tahu lebih banyak tentang sains, dongeng fantasi, cerita misteri, dan pengetahuan seru, langsung saja berlangganan majalah Bobo dan Mombi SD. Tinggal klik di www.gridstore.id/

Atau teman-teman bisa baca versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di ebooks.gramedia.com