Suhu tubuh normal manusia itu sekitar 37 derajat Celcius, tapi suhu tubuh astronot di ISS bisa mencapai 40 derajat Celcius atau bahkan lebih, lo.
Peningkatan suhu tubuh inilah yang disebut demam antariksa.
Demam antariksa ini, menurut peneliti, disebabkan karena keadaan di ruang angkasa yang tidak ada gravitasi.
Tidak adanya gravitasi ini membuat astronot sulit untuk berkeringat, bahkan di saat mereka sedang berolahraga.
Baca Juga : Bagaimana Astronaut Makan dan Tidur di Ruang Angkasa? Cari Tahu, Yuk!
Kalaupun keluar keringat, keringat itu akan sulit menguap.
Dalam keadaan tidak bergravitasi, tubuh akan sulit memindahkan panas dari tubuh ke lingkungan sekitar.
Akibatnya, kesehatan para astronot bisa terganggu dan bisa menjadi berbahaya, lo.
Membuat Otot Melemah
Selain bisa terserang demam, otot para astronaut juga dapat melemah ketika di ruang angkasa.
Penulis | : | Iveta Rahmalia |
Editor | : | Iveta Rahmalia |
KOMENTAR