Biskuit 'Cracker' Memiliki Lubang Kecil, Kira-Kira Apa Fungsinya, ya?

Tyas Wening Senin, 11 Februari 2019 | 17:02 WIB
Biskuit memiliki lubang kecil (Pixabay)

Nama cracker baru digunakan pada tahun 1801 setelah adanya hal yang tidak sengaja dilakukan oleh Josiah Bent.

Saat itu, Bent tidak sengaja membakar beberapa keping biskuit laut tadi.

Nah, saat dibakar, biskuit tersebut mengeluarkan bunyi berderak atau "crack" yang lalu menginspirasi Bent untuk memberi nama biskuit tersebut sebagai biskuit cracker.

Baca Juga : 4 Hal yang Bisa Kita Lakukan Agar Otak Tidak Mudah Lupa #AkuBacaAkuTahu

Tidak hanya memberi nama biskuit laut tadi menjadi biskuit cracker, tapi Bent juga menciptakan rasa cracker yang baru.

Bent kemudian menciptakan cracker dengan rasa soda dan rasa asin yang juga banyak disukai, terlebih sebagai makanan saat masa Depresi Hebat melanda.

Cracker dipilih sebagai makanan saat masa Depresi Hebat karena makanan ini dianggap murah, enak, dan bisa dikombinasikan dengan berbagai jenis makanan lain.

 

 

Source : todayifoundout.com
Penulis : Tyas Wening
Editor : Iveta Rahmalia