Bisa Berdampak Buruk bagi Otak, Hindari Kebiasaan Mengonsumsi 3 Makanan Ini

Avisena Ashari Rabu, 24 Juni 2020 | 09:02 WIB
Ilustrasi makanan kemasan dan makanan instan yang mengandung bahan tambahan yang tidak baik untuk otak (Designed by azerbaijan_stockers / Freepik)

Bobo.id – Makanan yang kita konsumsi merupakan salah satu sumber nutrisi penting yang memengaruhi kesehatan tubuh kita.

Makanan bukan hanya memengaruhi fungsi organ tubuh seperti pencernaan, jantung, atau ginjal, namun juga otak kita.

Kesehatan otak sangat penting untuk diperhatikan, karena otak yang sehat memastikan pekerjaan semua fungsi di tubuh kita juga sehat.

Yap, tentu teman-teman tahu bahwa otak merupakan pusat kendali tubuh kita.

Tapi, tahukah kamu? Ada beberapa makanan yang memiliki pengaruh buruk bagi otak, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan.

Makanan yang memiliki pengaruh buruk bagi otak ini berdampak pada ingatan, teman-teman.

Kira-kira ada makanan apa saja yang memiliki pengaruh buruk bagi otak jika dikonsumsi secara berlebihan, ya?

Minuman Manis

Kebiasaan minum minuman manis kemasan bukan hanya meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

Minum minuman manis kemasan yang memiliki banyak kandungan gula tambahan juga memiliki pengaruh buruk bagi otak.

Sebabnya, berlebihan mengonsumsi minuman manis kemasan meningkatkan risiko diabetes tipe 2, yang juga meningkatkan risiko penyakit Alzheimer yang mengganggu fungsi otak.

Baca Juga: Stop Tidur Terlalu Malam! Dampaknya Memengaruhi Otak, Jantung, Paru-Paru, Hidung, dan Mata

Kandungan gula yang tinggi dalam darah juga bisa meningkatkan risiko demensia. Penyakit demensia menyebabkan gangguan otak yang ditandai dengan gangguan ingatan dan proses berpikir lainnya di otak.

Jadi, sebisa mungkin tidak terlalu sering mengonsumsi minuman manis kemasan, ya.

Lebih baik perbanyak minum air putih, susu, atau teh dan jus buah yang dibuat di rumah.

Kandungan gula buatan seperti aspartam juga sering ditambahkan pada minuman atau makanan bebas gula.

Namun, jika terlalu banyak dikonsumsi, ini bisa menyebabkan masalah fungsi kognitif otak dan emosi.

Makanan Instan

Makanan kemasan juga biasanya diberi gula tambahan, lemak tambahan, dan garam yang tinggi. Makanan ini misalnya keripik, permen, mi instan, saus instan, dan makanan instan lainnya.

Selain mengandung banyak bahan tambahan, makanan instan biasanya tinggi kalori dan rendah nutrisinya.

Salah satu pengaruh buruk mengonsumsi terlalu banyak makanan instan bagi otak adalah berkurangnya produksi molekul braind-derived neurotrophic factor (BDNF).

Molekul ini ditemukan di berbagai bagian otak termasuk hippocampus. Hippocampus merupakan bagian otak yang penting untuk ingatan jangka panjang, proses pembelajaran, dan pertumbuhan sel saraf.

Karenanya, jika produksi BDNF berkurang, kemampuan otak di atas juga bisa menurun.

Baca Juga: Cokelat Dikenal Baik untuk Otak, Ternyata Kandungan Inilah yang Jadi Rahasianya!

Makanan Tinggi Lemak Trans

Tidak semua lemak berdampak buruk bagi tubuh. Namun, ada jenis lemak yang bisa berdampak buruk jika dikonsumsi berlebihan, yaitu lemak trans.

Lemak trans merupakan lemak tak jenuh yang bisa ditemukan secara alami dalam daging atau susu. Lemak alami ini memang tidak terlalu membahayakan tubuh.

Namun, ada juga lemak trans buatan yang digunakan dalam pembuatan makanan camilan kemasan, margarin, dan beberapa jenis makanan kemasan lainnya.

Jika terlalu banyak mengonsumsi makanan olahan yang mengandung lemak trans, maka bisa meningkatkan risiko penyakit Alzheimer, ingatan yang buruk, volume otak yang menurun, dan penurunan fungsi kognitif otak.

Teman-teman bisa memperbanyak konsumsi lemak baik seperti asam lemak omega 3 yang baik untuk meningkatkan fungsi otak dan mencegah penurunan fungsi kognitif otak. Omega 3 bisa didapatkan dari ikan berlemak dan kacang-kacangan.

Demi menjaga kesehatan otak kita, saat akan mengonsumsi makanan instan atau makanan kemasan, sebaiknya teman-teman memeriksa lagi komposisinya dan menghindari makanan atau minuman yang tinggi kandungan gula tambahan, gula buatan, lemak trans, dan garam yang terlalu tinggi, ya.

Baca Juga: Jangan Lagi Malas Olahraga, Ini yang Terjadi pada Otak Hingga Jantung Jika Kita Tidak Berolahraga

Yuk, lihat video ini juga!

 

-----

Teman-teman, kalau ingin tahu lebih banyak tentang sains, dongeng fantasi, cerita misteri, dunia satwa, dan komik yang kocak, langsung saja berlangganan majalah Bobo, Mombi SD, NG Kids dan Album Donal Bebek. Caranya melalui: www.gridstore.id/

Atau teman-teman bisa baca versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di ebooks.gramedia.com

 

Source : Healthline
Penulis : Avisena Ashari
Editor : Avisena Ashari